Sunday, May 1, 2016

Cari Alasan


Artikel pertama di blog ini dibagikan oleh seorang wanita cantik, mempunyai karir gemilang, dan kedudukan yang bagus dalam pekerjaannya. Sebut saja wanita ini bernama Angel (bukan nama sebenarnya).

Alasan wanita yang bernama Angel ini berbagi karena seseorang yang harusnya berbagi ternyata tidak bisa hadir dan jadi wanita ini merupakan "pemain" cadangannya. :-D

Untuk pertama kalinya Angel ini mengatakan "YA" tanpa harus berpikir dua kali untuk mengiyakan. Karena biasanya seperti kita semua, kita selalu mencari "escape route" terlebih dahulu. Kalau bisa kabur ya kabur dulu. Kalau bisa minggu depan atau 2 minggu lagi.

"Angka 1 adalah angka yang bagus untuk aku tahun ini", kata Angel ketika pertama kali membuka cerita.

Ada dua hal yang dibagi oleh Angel,
1. Kenapa gw (Angel) mulai kehilangan. I'm losing it tentang Keyakinan..!
2. Kamu juga akan mengalami sama seperti aku karena pernah ga sih ada yang bilang d depan muka lo terus bilang "What the hell you're doing?"

Kenapa angka 1?

Angel ini adalah seorang yang sudah bekerja di cooporate. Mungkin para pembaca juga ada yang sudah bekerja. Angel adalah seorang senior manager yang bekerja di sebuah salah satu bank besar terbesar di Indonesia.

Dia membawahi 35.000 karyawan dan bekerja sebagai senior manager di sana selama 2 tahun. Tapi sekarang Angel ini mengundurkan diri dari pekerjaannya kembali,

Jadi semenjak Angel ini bekerja dari 2008 sampai sekarang, perusahaan yang sekarang ini adalah perusahaan yang keenam. Setiap dua tahun sekali atau satu tahun setengah kali selalu pindah perusahaan.

Banyak orang yang nanya "kenapa lo keluar dari perusahaan yang sekarang?", "Berapa banyak orang yang ingin punya kerjaan di BUMN?" Yang sudah kerja atau baru kerja, bagaimana kalian bakal bisa nemuin perusahaan yang bisa kasih 8-10 kali gaji untuk setiap THR.

Kalau admin bayangkan sih bila gaji 20 juta, maka dikali 10 maka dapat 200 juta ketika hari raya hanya dengan kerja 2 tahun saja.

Jadi ceritanya bermulai dari tahun 2016 dan akhirnya memutuskan untuk keluar dari bank ini dan setelah itu tidak punya pekerjaan. Jadi pertama kali saya keluar untuk melakukan sebuah projek. Untuk pertama kalinya bertemu dengan investor dan menjadi seorang CEO & co-founder.

Apakah gajinya besar? No..!! karena CEO makanya penghasilannya dari profit sharing / saham. 

"Apakah bisa jualan? I don't know", kata Angel

"Walaupun gw punya minat dibidang human resources, strategi perusahaan, analisa, organisasi, sistem, dan semuanya, gw ga tahu apakah akan berhasil atau tidak" kata Angel berikutnya.

Ini juga pertama kalinya Angel kembali berbagi setelah 17 Januari 2015.

Apakah anda tidak suka ke vihara karena tidak mau. Ya banyak dari kita yang tidak mau ke vihara dengan sengaja kesiangan padahal sudah bangun dari jam 6 pagi, lalu dengan banyak alasan tidak mau ke vihara.

"Ada yang pernah kaya gitu?" tanya Angel.

Apakah pernah salah membaca parrita?

Ketika kamu bernamaskara apakah lima titik yang menyentuh lantai?

Apakah anda bisa mengucapkan Pancasila secara benar?

Bila berbicara tentang parrita, ketika datang kebaktian, mungkin saya salah, kamu baca parrita karena bukunya di depan saat kebaktian. Karena aturannya seperti itu.

Bila ketika meditasi, ngobrol, maen HP bagaimana ikut pabaja?

"Setiap hari chanting 2 jam sehari. Asli boring banget man..!! meditasi 3-4 jam, mau mikir apa 4 jam.", kata Angel.

Jadi lebih baik saya tidak meditasi kalau saya tidak mau.

Apa yang dipercaya kita sebagai buddhis?

Karmakah? Dhamma?

Ajaran atau percaya?

Apakah dhamma pengetahuan atau praktek?

Lalu kalau berdoa bagaimana di dalam ajaran Buddha memohonnya?

Apakah anda mengucapkan, semoga dengan perbuatan baik yang telah saya lakukan, semoga saya bisa "ucapkan permohonan/memperoleh apa yang saya impikan"?

Kenapa semua harus seperti itu? Ya karena semua ada syaratnya.

Tapi ketika lo lagi seneng, mana inget buat doa.

Oh thanks bulan ini gajian, dapat bonus dan lain-lain.

"Aku jarang sekali saya berdoa memohon seperti itu, tapi biasanya saya cuma berbicara seperti ini,
Semoga kekuatan buah perbuatan baik yang pernah saya telah lakukan, matang tepat pada waktunya dan memberikan yang terbaik buat saya. Jarang sekali saya bilang apa yang saya mau."

Kenapa saya berkata "I'm losing my faith", karena sesuatu yang baik selalu datang pada orang yang baik pula. Selama niat dan perbuatan baik, masa kamu kejeblos ke lubang?"

Melakukan perbuatan baik itu harus setiap hari karena kita buat karma memakai badan. Badan ini cuma kendaraan. Tubuh ini tidak ada isinya, sama sekali, aku saja tidak ada.

Bagaimana badan ini ada? Badan ini ada untuk dijaga supaya pikiran, ucapan, dan perbuatan dapat membentuk karma kalian sendiri.

Tidak punya badan tidak ada yang berjalan. Kalau roda tidak ada putar tidak akan bergerak. Jadi mau lahir jadi Dewa? Badan fisik pun tidak ada. Habisin karma baik.

Balik lagi ke cerita. Banyak hal baik yang gw dapat baru-baru ini.

Projek sukses, investor dapat, tiba-tiba saya resign, in relationship, families baik tapi minggu lalu saya kaget dan nangis betapa lengahnya saya karena banyak hal baik yang saya dapat tapi saya tidak menanam perbuatan baik lagi.

Gila.. Yang gw petik habis2an dan bonus yang gw dapat ga pernah setinggi itu.

Selama kerja di perusahaan ini, dengan bonus saja gw bisa membawa ayah ibu saya ke India termasuk saya sendiri. 2.000 USD setiap orang. Pergi ke Australia dua kali tetapi masih ada sisa.

Kebayang ga project goal, ketika sudah resign dari kerjaan, tiba-tiba saya dapat tawaran kerja dari P&G, Marsh & McLennan.

Jadi ketika semua hal baik terjadi pada saya, saya tidak melakukan apa-apa. Saya nangis. Gw lengah banget yah..

Baca parrita ga pernah, biasanya gw beliin makan buat ibu pengemis di depan sekarang ga pernah ada satu koin pun yang keluar.

Pertama kalinya gw ngerasain yang namanya takut.

Apa yang terjadi ketika semuanya habis, gw pikir gw ga ada tanaman lagi yang bisa gw tuai. Semuanya masih jadi bibit tapi ga disiram.

Tapi masih mw ke vihara ga?

Tetap males... ga mw..

Nah si ibu ini yang biasanya gw beliin makan, pas makan siang, gw bawaannya mau ke warteg dan nengok tempat si ibu itu suka ada, tua, kurus kering, hitam dekat tempat sampah.

Lalu saya beli makanan buat dia lagi seperti dulu, saya pegang tangannya terus d hari yang sama, seseorang mengirim pesan meminta saya untuk berbagi di vihara.

Begitu gw baca, gilaa apa-apa2an nih? Itu mungkin sebuah kebetulan tapi gw waktu itu memilih untuk percaya untuk menetapkan ketika memberikan makan kepada ibu itu, ini waktunya gw menanam lagi.

Biasanya gw nego kalau di minta, tapi sekarang gw bilang "Yes".

Tapi yang gw sadari kenapa gw jadi Buddhis setelah sekian lama, bukan karena papa mama saya Buddhis, teman-teman saya Buddhis karena saya mau.

Buddhis itu bukan agama, Buddhis itu cuma sebuah jalan hidup. Aku pernah belajar ajaran lain, tapi di Buddhis ini bebas banget.

Apakah diwajibkan ke vihara? Engga.
Ikut latihan meditasi? Ga mw.
Dana? Ada yang ngatur? Ga ada yang ngatur.

Jadi intinya ketika kita menanam perbuatan baik, tapi kita tidak yakin dengan apa yang kita tanam, buahnya akan kita tuai ga?

Menurut kalian bagaimana?

Apa yang kamu tanam itulah yang kamu tuai.

Ketika melakukan upacara penghormatan jangan karena harus dilakukan tapi datang dari hatimu sendiri.

Ketika semua dimulai dengan baik, semuanya baik.

Tapi keraguan dan keyakinan tidak boleh di satu tempat.

Walaupun takut, lakukan apa yang kamu yakini.

Saya tidak beriman kepada Sang Buddha karena iman tidak bisa dibuktikan apakah itu benar menurut versi saya tetapi kepada hal yang bisa dibuktikan ketika melakukan dana, saya merasakan enak, nyaman dan memberikan kebahagiaan kepada saya.

Ketika saya memberikan nenek2 makanan atau uang ke anak jalanan, That's it. I feel good, that's enough.

Pesan penutup, dunia ini kosong, yang ada cuma pikiran kita saja.

Semuanya berawal dari pikiran. Badan hanya kendaraan, lakukan banyak perbuatan baik.

I'm not perfect dan Buddha juga tidak perfect karena arti Buddha adalah yang terbangun dan kita mengganggap Buddha sempurna.

Tapi kita harus berpikir benar ga ajaran-Nya? Ga perlu dipikirkan sempurna ga ajaran-Nya.

Tetapi walau gitu setelah dana, pabaja, gw suka masih mengucapkan sumpah serapah ketika di jalan kasih sein kanan, belok ke kiri. Tetap saja kalimat "Goblok" dan ngatain orang bego setelah meditasi. Apalagi kl lagi "dapet". :p

Jangan memelihara keraguan karena akan menjadi kebiasaan kalau memang keyakinan itu memang benar. Kalau ragu lebih baik tidak usah.

Akhir kata, semoga dengan kekuatan karma baik dari semua perbuatan baik yang kita lakukan, berbuah tepat pada waktunya dan bisa membawa kebaikan bagi kita semua.

Semoga semua makhluk berbahagia.

0 comments:

Post a Comment